ISTANA MEMANGGIL FRIC: KOMITMEN TEGUH KAWAL NEGERI DAN TANGKAL HOAKS

Sabtu, 26 September 2026 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,  hariannewsindonesia.org – Ketika Istana memanggil, hanya yang dipercaya, setia, dan terbukti kerjanya nyata — yang datang. Kemarin (Jumat, 25 September 2026) panggilan itu ditujukan kepada Fast Respon Indonesia Center (FRIC).

Bukan undangan biasa. Ini pengakuan negara atas kepercayaan kepada organisasi yang dibentuk para Jenderal, hadir di 34 provinsi, beranggotakan jurnalis dan media berintegritas di seluruh Nusantara, dengan satu tujuan teguh: Kawal Program Presiden, Jaga Marwah Polri, Sikat Habis Hoaks.

Tiga Tugas Pokok FRIC

Mengawal sepenuhnya arah kebijakan menuju Indonesia Emas 2045

Menjaga nama baik Polri sesuai semangat PRESISI — Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan

Menangkal, meluruskan, dan menyisir habis berita bohong serta narasi yang memecah belah bangsa

Kami bukan sekadar organisasi wartawan. Kami adalah pasukan penjaga narasi: Cepat, Tepat, Tuntas.

Pernyataan Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman

Dalam pertemuan langsung dengan Staf Khusus Presiden, beliau menyampaikan:

“FRIC lahir karena cinta kepada NKRI. Kami bukan penonton. Kami siap menjadi garda terdepan Istana — mengawal kebijakan, menjaga ketenangan masyarakat, dan menangkal habis hoaks yang hendak merobek persatuan.”

“Kami tidak bicara banyak. Kami buktikan dengan kerja nyata. Setiap anggota di daerah sudah bergerak: memilah fakta, meluruskan kesalahpahaman, menyuarakan kebenaran agar rakyat tidak terpecah.”

“Tidak ada kepentingan pribadi. Semua untuk kemaslahatan negeri. Kesejahteraan anggota pun kami perjuangkan bertahap: sedikit dulu, asal berjalan terus, tidak putus, makin lama makin baik.”

Di Tengah Perang Opini, Negara Memilih FRIC

Informasi bisa mempersatukan atau mencelakai bangsa dalam sekejap. Hoaks menabur curiga, memecah belah, dan melemahkan kita saat negara sedang berjuang maju. Karena itu negara butuh kekuatan yang:

– Berpijak pada fakta, bukan fitnah

– Menjunjung kebenaran, bukan keuntungan sesaat

– Loyal kepada NKRI di atas segalanya

FRIC adalah jawabannya.

Istana Sudah Memanggil — FRIC Sudah Menjawab

Pintu sudah terbuka. Kepercayaan sudah diberikan. Tugas sudah dititipkan.

Mari berjalan bersama — pemerintah, aparat, insan pers, seluruh rakyat — menuju Indonesia Emas 2045:

– Tanpa hoaks

– Tanpa provokasi

– Tanpa perpecahan

Bersatu, bekerja, membuktikan.

FRIC — Fast Respon Indonesia Center

Loyalitas Tanpa Batas Untuk Negeri!

(ES) Credit to DPP FRIC

Berita Terkait

KETUA UMUM FRIC H. DIAN SURAHMAN SOROT STATUS TERSANGKA FEBRIE ADRIANSYAH, TETAP MENGIKAT KUAT SECARA YURIDIS
Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!
KETUM DAN SEKJEN DPP FRIC KUTUK KERAS PENGANIAYAAN SADIS DI BANDUNG, DESAK PELAKU DIHUKUM SEBERAT-BERATNYA
Presiden Prabowo Konsekuen dan Konsisten Membasmi Korupsi! Mulai dari Antar-Kita Sebelum ke Antartika: Kasus BGN yang Fenomenal Memalukannya
Usulan Menteri HAM Agar ASN Dapat Berkontribusi Di Lingkungan Polri Berdasarkan Asas Resipokal, Kapolri Tanggapi Positif dan Ketua Umum PRIC Tegaskan Dukungan Penuh
Ketum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Tegaskan Organisasi Sebagai Rumah Bersama Yang Hidup Dan Bermakna  
FRIC DPW Jabar Sarankan Kuasa Hukum Toni Berhenti Pelihara Kebohongan Klien, Alibi Ririn Runtuh Total
Kementerian Imipas Berikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Pada Momen Hari Raya Waisak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:22 WIB

ISTANA MEMANGGIL FRIC: KOMITMEN TEGUH KAWAL NEGERI DAN TANGKAL HOAKS

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:13 WIB

KETUA UMUM FRIC H. DIAN SURAHMAN SOROT STATUS TERSANGKA FEBRIE ADRIANSYAH, TETAP MENGIKAT KUAT SECARA YURIDIS

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:55 WIB

Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:09 WIB

KETUM DAN SEKJEN DPP FRIC KUTUK KERAS PENGANIAYAAN SADIS DI BANDUNG, DESAK PELAKU DIHUKUM SEBERAT-BERATNYA

Senin, 8 Juni 2026 - 11:19 WIB

Presiden Prabowo Konsekuen dan Konsisten Membasmi Korupsi! Mulai dari Antar-Kita Sebelum ke Antartika: Kasus BGN yang Fenomenal Memalukannya

Berita Terbaru